Dinamika Benda Tegar (2)

momentum Sudut

Dalam gerak translasi ada momentum, pada gerak rotasi besaran yang analog dengan momentum adalah momentum sudut L yang dirumuskan

L=Iω

Dengan I adalah momen inersia dan ω adalah kecepatan sudut.

Hubungan Momentum Sudut Dengan Momen Gaya

Pada gerak linear impuls sama dengan perubahan momentum yang dinyatakan sebagai

F dt =dp

secara analogi dapat diperoleh hubungan pada gerak rotasi, yaitu

Τ dt = dL

τ = dL/dt

Hukum Kekekalan Momentum Sudut

Bila momen gaya eksternal resultan yang bekerja pada suatu benda tegar sama dengan nol, maka momentum sudut total sistem tetap. Prinsip ini dikenal sebagai prinsip kekekalan momentum sudut.

Jika benda tegar berotasi dengan dua keadaan momentum sudut yang berbeda, maka hukum kekekalan momentum sudut dapat dituliskan sebagai

I1ω1=I2ω2

Beberapa aplikasi hukum kekekalan momentum sudut

a. Penari balet

seorang penari balet akan menarik tangannya ke dekat badannya untuk berputar lebih cepat dan mengembangkan kedua tangannya untuk berputar lebih lambat. Ketika penari balet menarik kedua tangannya ke dekat badannya, momen inersia sistem berkurang sehingga kecepatan sudut penari balet semakin besar. Sebaliknya, ketika kedua tangan mengembang momen inersia sistem meningkat sehingga kecepatan sudut penari balet semakin kecil

b. Pelompat indah

Pada saat pelompat indah hendak melakukan putaran di udara, ia akan menekuk tubuhnya. hal ini akan mengurangi momen inersianya sehingga kecepatan sudutnya semakin besar, menyebabkan pelompat indah dapat berputar satu setengah putaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: