Pengertian Statistik dan Statistika

Statistik (Subana dkk, 2000:11) adalah kesimpulan fakta berbentuk angka yang disusun dalam bentuk daftar atau table yang menggambarkan suatu persoalan. Sedangkan menurut Siregar (2004:4) statistik adalah ilmu yang mempelajari cara-cara mendeteksi suatu objek, mendeskripsikan objek, dan menganalisis setiap aspek-aspek yang mempengaruhi objek, untuk dismpulkan secara ilmiah tentang keberadaan objek, sebagai pedoman sain atau pengambilan keputusan. Kata statistik juga dapat dipakai untuk menyatakan ukuran sebagai wakil dari kumpulan data mengenai sesuatu hal. Ukuran ini didapat berdasarkan perhitungan menggunakan kumpulan sebagian data yang diambil secara keseluruhan tentang persoalan tersebut (Sudjana, 2001:3).
Menurut Siregar (2004:4-5) asumsi dasar yang mendukung penggunaan statistic sebagai alat pendeteksi, pendeskripsi, dan penganalisis data diantaranya adalah
1.Setiap objek dapat dinyatakan dalam bentuk variabel
2.Setiap variabel merupakan kelompok data atau sampel
3.Setiap data memiliki ukuran, baik dalam bentuk kualitatif maupun kuantitatif
4.Setiap kelompok data memiliki nilai rata-rata, sehingga setiap data memiliki deviasi dengan nilai rata-ratanya
5.Deviasi data dapat digunakan untuk menentukan tingkat kebervasian kelompok data
6.Dari setiap data atau kelompok data dapat ditentukan nilai-nilai besaran statistik yang menyatakan karakteristik kelompok datanya
7.Besaran statistik yang terdapat pada setiap kelompok data dapat dibuat standarisasinya secara matematis
8.Standar yang dibuat berdasarkan empiric data dapat dikembangkan ke dalam bentuk sistematis, yang dapat digunakan sebagai pedoman pengujian hipotesis yang dikembangkan berdasarkan sampel untuk menduga kondisi populasi
9.Hubungan kausal antarobjek dapat dinyatakan dalam bentuk regrasi (persamaan matematis). Generalisasi dari regresi adalah formula (rumus) yang berlaku pada objek tersebut.
Dari hasil penelitian, riset, maupun pengamatan, baik yang dilakukan khusus ataupun berbentuk laporan, sering diminta atau diinginkan suatu uraian atau penjelasan tentang persoalan yang diteliti. Sebelum kesimpulan dibuat, keterangan atau data yang terkumpul terlebih dahulu dipelajari, dianalisis dan berdasarkan analisis inilah kesimpulan baru dapat dibuat. Semua ini merupakan pengetahuan tersendiri yang disebut statistika. Jadi, statistika (Subana dkk, 2000:11) adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan data, pengolahan data, penganalisisan data, penarik kesimpulan, dan pembuatan keputusan yang cukup beralasan berdasarkan fakta yang ada.

Daftar Pustaka :
Subana, Moersetyo Rahadi, dan Sudrajat. 2000. Statistik Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia
Sudjana. 2001. Metode Statistika. Bandung: Tarsito
Siregar, Syafaruddin. 2004. Statistik Terapan. Jakarta: Grasindo

Dinamika Benda Tegar (3)

Keseimbangan Benda Tegar

Apabila partikel hanya mengalami gerak translasi, maka benda tegar mengalami gerak translasi dan rotasi. Karena itu, agar suatu benda tegar berada dalam keadaan seimbang, diperlukan dua syarat, yaitu resultan gaya dan resultan momen gaya terhadap suatu titik sembarang sama dengan nol

Jika gaya-gaya bekerja pada bidang xy, maka syarat keseimbangan benda tegar adalah

Titik Berat
Setiap benda terdiri atas partikel-partikel yang masing-masing memiliki berat. Resultan dari seluruh berat partikel ini disebut gaya berat benda. Titik tangkap gaya berat benda inilah yang dinamakan titik berat. Letak titik berat dari suatu benda secara kuantitatif dapat ditentukan dengan perhitungan sebagai berikut


Mengingat gaya berat w = mg sedangkan nilai g tergantung pada posisi tempat benda dalam medan gravitasi, maka sebenarnya titik berat benda tidak sama dengan pusat massa. Akan tetapi, hampir semua persoalan mekanika menyangkut benda-benda berukuran kecil dibandingkan jarak yang dapat memberikan perubahan nilai g yang signifikan, maka nilai g dapat dianggap sama pada seluruh bagian benda. Oleh karena itu, titik berat dan titik pusat massa dapat dianggap satu titik yang sama. Dengan demikian, koordinat titik pusat massa dapat kita turunkan dari koordinat titik berat benda sebagai berikut

dengan cara yang sama diperoleh

Titik berat bidang homogen diperlihatkan pada tabel berikut

Titik berat benda homogen berdimensi tiga

Titik berat benda berupa garis

sumber gambar utnuk benda homogen : basistik.blogspot.com

Dinamika Benda Tegar (2)

momentum Sudut

Dalam gerak translasi ada momentum, pada gerak rotasi besaran yang analog dengan momentum adalah momentum sudut L yang dirumuskan

L=Iω

Dengan I adalah momen inersia dan ω adalah kecepatan sudut.

Hubungan Momentum Sudut Dengan Momen Gaya

Pada gerak linear impuls sama dengan perubahan momentum yang dinyatakan sebagai

F dt =dp

secara analogi dapat diperoleh hubungan pada gerak rotasi, yaitu

Τ dt = dL

τ = dL/dt

Hukum Kekekalan Momentum Sudut

Bila momen gaya eksternal resultan yang bekerja pada suatu benda tegar sama dengan nol, maka momentum sudut total sistem tetap. Prinsip ini dikenal sebagai prinsip kekekalan momentum sudut.

Jika benda tegar berotasi dengan dua keadaan momentum sudut yang berbeda, maka hukum kekekalan momentum sudut dapat dituliskan sebagai

I1ω1=I2ω2

Beberapa aplikasi hukum kekekalan momentum sudut

a. Penari balet

seorang penari balet akan menarik tangannya ke dekat badannya untuk berputar lebih cepat dan mengembangkan kedua tangannya untuk berputar lebih lambat. Ketika penari balet menarik kedua tangannya ke dekat badannya, momen inersia sistem berkurang sehingga kecepatan sudut penari balet semakin besar. Sebaliknya, ketika kedua tangan mengembang momen inersia sistem meningkat sehingga kecepatan sudut penari balet semakin kecil

b. Pelompat indah

Pada saat pelompat indah hendak melakukan putaran di udara, ia akan menekuk tubuhnya. hal ini akan mengurangi momen inersianya sehingga kecepatan sudutnya semakin besar, menyebabkan pelompat indah dapat berputar satu setengah putaran

Dinamika Benda Tegar (1)

Benda tegar adalah benda yang tidak mengalami perubahan bentuk akibat pengaruh gaya atau  momen gaya. Sebenarnya benda tegar  hanyalah suatu bentuk idealisasi, karena pada dasarnya benda yang dipengaruhi oleh gaya atau momen gaya akan mengalami perubahan bentuk. Tetapi, karena perubahannya sangat kecil maka dapat diabaikan.

Momen Gaya

Gaya merupakan penyebab terjadinya gerak translasi. Dalam gerak rotasi, penyebab berputarnya benda disebut momen gaya atau torsi. Besar momen gaya τ yang ditimbulkan oleh gaya F yang bekerja membentuk sudut α pada jarak r dari sumbu putar didefinisikan sebagai perkalian antara F dan lengan momen d

τ = Fd = F r sin α

Satuan momen gaya adalah Newton meter (N m)

Jika jarak sumbu putar ke titik tangkap gaya dinyatakan sebagai vector r, maka vector momen gaya dapat dirumuskan dengan

τ = r x F

Momen Inersia

Pada gerak linear, ukuran inersia suatu bend (kecenderungan untuk mempertahankan keadaannya) ditentukan olah massa benda. Untuk gerak rotasi, ukuran inersia suatu benda selain ditentukan oleh massa benda juga ditentukan oleh pola distribusi massa terhadap sumbu rotasi, yang disebut momen inersia.

Momen inersia partikel

Momen inersia I dari sebuah partikel bermassa m terhadap sumbu rotasi yang terletak sejauh r dari massa partikel dirumuskan dengan

Apabila terdapat sejumlah partikel dengan massa masing-masing m1. m2, m3,… dan memiliki jarak r1,r2,r3,… terhadap sumbu rotasi, maka momen inersia totalnya adalah

Momen inersia benda tegar

Benda tegar memiliki pola distribusi massa yang kontinu yang terdiri dari sejumlah besar elemen massa dm yang berjarak r terhadap sumbu rotasi.

Beberapa momen inersia  benda tegar homogen

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu

Engkau sabagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa

***********

Ketika saya membaca lirik lagu tersebut, terlintas di dalam benak saya jika saya menjadi guru apakah saya bisa menjadi pelita dalam kegelapan, dan embun penyejuk dalam kehausan bagi murid-murid ku nanti ? Apa yang harus saya lakukan agar saya bisa menjadi pelita dalam kegelapan, dan embun penyejuk dalam kehausan bagi murid-murid ku nanti ?

cara merawat baterai laptop

Hmmm…. saya hanya ingin sekedar berbagi cara bagaimana cara merawat baterai laptop karena saya tidak ingin teman-teman yang punya laptop baterainya bernasib sama dengan baterai laptop saya… Baterai laptop saya sekarang cuma tahan 10 menit…. !!!! Teman-teman bisa bayangkan bagaimana susahnya kalau baterai laptop sudah bernasib sepert itu. (seandainya saya mendapatkan info ini lebih awal, tentu saya akan merawat beterai laptop saya, hiks hiks hiks).

Baterai laptop itu bersifat habis pakai, yang artinya:

Setiap di charge umurnya berkurang, begitu pula kapasitasnya tahan lamanya. Musuh baterai utama baterai adalah panas, jadi pada kondisi baterai yang sama maka baterai akan cepet habis kalau kepanasan sementara kalau di ruang ac baterai akan lebih tahan.

Baterai tidak bisa dipulihkan, terutama baterai yang bervarian Li-ION or Li-Poli . Tidak sama sekali benar bila baterai bisa dipulihkan dengan cara mendinginkan di kulkas dengan almunium foil kemudian memanaskannya di direct sunlight. Mungkin bisa benar untuk baterai jaman dahulu yang didesain dengan Ni-Cd atau Ni-Mh, tapi saat ini jarang laptop yang pakai tipe baterai tersebut.

Cara merawat baterai laptop :

– Pada saat pertama kali membeli baterai atau laptop baru, baterai dimaksimalkan

kemampuan charge-nya dengan tips-tips sbb:

– Pasang Baterai yang baru ke laptop anda

– Jangan menyalakan Laptop (off mode)

– Pasangkan adaptor stop kontak, kmudian baru dicolokkan ke laptop

– Charge minimal 5 jam (disarankan malam karena suhu udara lebih dingin hehe bagi yang full kipas atau tambah AC dengan suhu 23c)

– Gunakan laptop tanpa dicharge sampai dengan baterai habis benar. Lakukan pengisian dengan off mode sampai full dan menguras daya sampai habis kurang lebih 3x

Setelah itu, pakai baterai secara wajar artinya:

Jangan pakai laptop di tempat tidur, karena selain penyaluran panas di kasur kurang baik, anda juga kemungkinan besar tertidur

– Jangan juga pakai laptop dengan ditaruh di paha anda, penyaluran panas tidak baik plus bisa

bikin paha anda kesemutan juga

– Hanya charge baterai anda bila kondisi baterai <10% , namun bila situasi tidak mengizinkan

minimal charge pada kondisi 60%.

Perawatan Berkala

– Secara teratur 2 bulan sekali, coba anda kosongkan baterai anda dengan menggunakan laptop hingga laptop benar benar mati. kemudian lakukan pengisian full charge (5 jam)

– Bila laptop bakal tidak dipakai selama lebih dari seminggu, charge baterai hingga penuh kemudian lepas baterai dari laptopnya.

– Baterai yang tidak dipakai harap simpan di tempat yang tidak direct sunlight (misal di lemari baju, kolong kasur, jangan disimpan di jemuran apalagi di kulkas (walaupun tidak direct sunlight)

Semoga tips ini bermanfaat untuk anda..

Sumber : tamoy.com

Rindu

meranggas hatiku meranggas

meranggas karena cinta dan rindu

yang ku bisa…………..

hanya melihat potret dirimu

lalu, melukisnya di hatiku

ku hanya bisa mendengarkan

suaramu lewat telepon

namun,

semua itu hanya membuat rindu bertambah rindu

hanya membuat bening di mataku semakin meleleh

yang ku inginkan adalah sebuah pertemuan yang nyata

Hmmm, ini adalah perasaan ketika pertama kali jauh dari orang tua dan saudara-saudaraku. Tepat pada saat bulan ramadhan…. duh hatiku bertambah sedih…. waktu itu hanya bisa menangis dan membayangkan seandainya saya memiliki pintu kemana saja seperti punyanya doraemon, saya akan langsung pulang ke rumah dan memeluk orang tua dan saudara-saudara saya.